SMP NEGERI 2 KALIBAWANG

Jl. Sentolo- Muntilan Km. 20 Ngrajun, Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo, DIY 55672

TERWUJUDNYA MURID YANG BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, UNGGUL DALAM IPTEK, BERDAYA SAING, BERSINERGI, SERTA BERWAWASAN LINGKUNGAN

SMP Negeri 2 Kalibawang Rampungkan Supervisi Terpadu, Dorong Penerapan Pembelajaran Deep Learning

Jum'at, 02 Oktober 2026 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 53 Kali

KALIBAWANG, KULON PROGO — Meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan efektivitas proses pembelajaran di dalam kelas terus menjadi prioritas utama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kulon Progo. Komitmen tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan Supervisi Terpadu yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Kalibawang pada Kamis (1/10/2026).

Pelaksanaan supervisi terpadu ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momen bersejarah peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Kehadiran tim pengawas di SMP Negeri 2 Kalibawang tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian seluruh agenda supervisi terpadu di wilayah Kabupaten Kulon Progo untuk periode tahun ajaran berjalan. Sebelumnya, jadwal kunjungan ke sekolah yang terletak di kawasan pegunungan Menoreh ini sempat mengalami penyesuaian dan penundaan akibat adanya agenda kedinasan mendesak dari pihak dinas yang tidak dapat ditinggalkan.

Kehadiran Tim Pengawas dan Penyambutan Hangat

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dihadiri langsung oleh dua pengawas pembina dari Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo, yaitu Bapak Sugeng Widodo, S.Pd., M.Pd. dan Bapak Munawir, S.Pd., M.Pd. Kedatangan rombongan tim pengawas disambut dengan hangat oleh Kepala SMP Negeri 2 Kalibawang, Bapak Purwo Nugroho, S.Pd., bersama seluruh jajaran guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.

Dalam sambutan pembukanya, Bapak Purwo Nugroho menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kedatangan tim pengawas. Meski sempat tertunda dari jadwal semula, kehadiran para pengawas tetap dinantikan sebagai momentum evaluasi dan pembinaan untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar di sekolah tersebut.

Mendorong Deep Learning: Terobosan Baru Supervisi Terpadu

Berbeda dengan pola supervisi pada tahun-tahun sebelumnya yang cenderung berfokus pada kelengkapan administrasi semata, supervisi terpadu kali ini mengusung pendekatan yang jauh lebih substantif. Fokus utama kegiatan ini adalah untuk mengadvokasikan dan mengawal implementasi konsep deep learning (pembelajaran mendalam) di dalam kelas.

Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo menegaskan bahwa pelaksanaan supervisi terpadu dirancang untuk memastikan bahwa setiap proses pembelajaran di sekolah benar-benar memberikan dampak nyata bagi siswa. Pendekatan deep learning menekankan tiga pilar utama:

  • Pemahaman Bermakna (Meaningful Learning): Memastikan materi pelajaran tidak sekadar dihafalkan, melainkan dipahami esensinya oleh peserta didik.

  • Berpikir Kritis (Critical Thinking): Melatih siswa untuk mampu menganalisis, menalar, dan memecahkan masalah secara mandiri.

  • Aplikasi Dunia Nyata (Real-World Application): Menghubungkan teori dan konsep ilmu yang dipelajari di sekolah dengan konteks kehidupan sehari-hari.

Melalui supervisi ini, tim pengawas mendampingi para guru agar mampu menerapkan alur pembelajaran mendalam secara runtut, terstruktur, dan efektif—mulai dari tahap memahami (understanding), mengaplikasikan (applying), hingga melakukan refleksi (reflecting) terhadap materi yang dipelajari.

Observasi Langsung di Dalam Kelas

Guna melihat secara nyata dinamika interaksi antara guru dan siswa di kelas, tim pengawas melakukan peninjauan langsung (classroom observation). Dua orang guru secara ajak ditunjuk sebagai sampel pembelajaran untuk mewakili mata pelajaran.

  1. Kelas Bahasa Indonesia: Pengawas Bapak Sugeng Widodo, S.Pd., M.Pd. memasuki ruang kelas VII A untuk mengamati proses pembelajaran Bahasa Indonesia yang diampu oleh Bapak Ahmad Ramdani, S.Pd. Dalam pengamatannya, pengawas mencermati bagaimana guru membuka pelajaran, memicu keterlibatan aktif siswa melalui pertanyaan pemantik, serta membimbing siswa dalam berdiskusi secara kritis.

  2. Kelas Bahasa Inggris: Pada saat yang bersamaan, pengawas Bapak Munawir, S.Pd., M.Pd. melakukan observasi di kelas Bahasa Inggris yang diampu oleh Ibu Ismi Nurhayati, S.Pd. Pengawas memantau penggunaan media pembelajaran, responsivitas siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa sasaran, serta penerapan tahap refleksi di akhir pembelajaran.

Peninjauan langsung ini memberikan gambaran objektif mengenai sejauh mana strategi pembelajaran interaktif dan berbasis deep learning telah diterapkan oleh pendidik di SMP Negeri 2 Kalibawang.

 

Evaluasi Perangkat Ajar dan Konsultasi Individu

Setelah seluruh rangkaian observasi kelas selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi dokumen administrasi dan perangkat ajar. Satu per satu, seluruh guru dari berbagai mata pelajaran menghadap tim pengawas untuk menyerahkan serta mendiskusikan modul ajar, rencana pelaksanaan pembelajaran, instrumen asesmen, hingga media pembelajaran yang telah disusun.

Sesi konsultasi tatap muka ini berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Pengawas tidak hanya memeriksa kelengkapan berkas, tetapi juga memberikan arahan teknis mengenai cara menyelaraskan indikator pembelajaran dengan prinsip-prinsip deep learning. Para guru mendapatkan bimbingan mendalam terkait cara merancang pertanyaan pemantik yang merangsang daya nalar siswa, menyusun asesmen otentik, serta mengelola refleksi pembelajaran yang bermakna.

Sesi Pleno: Evaluasi Komprehensif dan Apresiasi

Sebagai puncak acara, seluruh peserta berkumpul kembali dalam sesi pleno untuk mendengarkan umpan balik (feedback) dan evaluasi bersama.

Dalam pemaparannya, Bapak Munawir, S.Pd., M.Pd. mengapresiasi semangat dan kesiapan para guru SMP Negeri 2 Kalibawang dalam menerima arahan serta perubahan pola pembelajaran. Beliau menekankan pentingnya konsistensi guru dalam mengajak siswa berpikir mendalam. "Pembelajaran mendalam bukan sekadar mengejar ketuntasan kurikulum, melainkan memastikan siswa memiliki pemahaman yang bertahan lama dan dapat mereka gunakan untuk menyelesaikan masalah di kehidupan nyata," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Bapak Sugeng Widodo, S.Pd., M.Pd. menambahkan catatan evaluasi positif terkait interaksi di kelas yang dinilainya cukup hidup. Ia juga memberikan beberapa masukan konstruktif, antara lain penguatan pada sesi refleksi pembelajaran agar siswa dapat mengenali sejauh mana perkembangan belajar mereka sendiri.

Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Kepala SMP Negeri 2 Kalibawang, Bapak Purwo Nugroho, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas pembinaan intensif dari tim pengawas.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Sugeng Widodo dan Bapak Munawir atas bimbingan, masukan, dan arahan bernilai tinggi yang diberikan hari ini. Evaluasi ini menjadi catatan penting bagi kami untuk terus membenahi kualitas proses belajar-mengajar di SMP Negeri 2 Kalibawang, khususnya dalam mengoptimalkan penerapan pembelajaran mendalam," tutur Bapak Purwo Nugroho.

Seluruh rangkaian kegiatan Supervisi Terpadu di SMP Negeri 2 Kalibawang ini ditutup dengan hangat melalui sesi foto bersama antara tim pengawas, kepala sekolah, serta seluruh jajaran guru dan staf. Dengan selesainya supervisi ini, diharapkan SMP Negeri 2 Kalibawang semakin mantap dalam mencetak generasi peserta didik yang kritis, kreatif, dan berkarakter.

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Purwo Nugroho, S. Pd.

SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH SMP NEGERI 2 KALIBAWANG Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Menurut Anda bagaimana pelayanan kepada masyarakat yang telah diberikan oleh SMP N 2 Kalibawang?

LIHAT HASIL